Pisau Mutasi yang Tak Mengamputasi

APA yang menarik dari rotasi pejabat baru-baru ini. Seremoni yang ditunggu-tunggu publik Sulawesi Barat hingga bulan kesebelas periode kedua Gubernur, hampir tak memicu ledakan haru-biru. Terasa landai dan tidak mengejutkan. Sebab itu telah demikian ditunggu, dan baru bisa dilakukan setelah melewati 300 hari. Headline di surat kabar pun kurang memberi sugesti.

Sejatinya, roling pejabat dilakukan dalam termin 100 hari, lalu 200 hari. Apakah itu akan menimbulkan kepanikan dan kegaduhan, demikianlah seharusnya strategi untuk menebalkan kesetian dan loyalitas. Tapi itu tidak terjadi di sini. Cara memelihara kepatuhan sekali waktu meski dilandaskan pada sikap otoritarian, bukan level romantisme karena penyerahan diri yang menghiba-hiba.

Mutasi seharusnya ibarat perubahan yang terjadi pada bahan genetik (DNA maupun RNA), baik pada taraf urutan gen (disebut mutasi titik) maupun pada taraf kromosom. Pada tingkat kromosomal mutasi biasanya disebut aberasi. Mutasi pada gen dapat mengarah pada munculnya alel baru dan menjadi dasar munculnya variasi-variasi baru pada spesies. Dengan total hampir 90 persen pejabat lama, perubahan sifat, kinerja dan kreativitas seperti yang diharapkan dari sebuah proses mutasi akan sulit diharapkan.

Yakinlah bahwa paradigma tahun 2011, dan tahun 2013 tak akan bergeser atau bisa melampaui pikiran dan harapan rakyat. Gerbong mutasi yang diharapkan banyak pihak, termasuk eselon-eselon rendah yang ingin naik kelas, tetap saja tak memuaskan. Penulis bertemu beberapa orang yang mengeluh dan melenguh. Mereka kuatir akan kehilangan kesempatan. Rasa galau itu membentur faksi-faksi kepentingan yang menjadi rahasia umum.

Empat tahun sisa masa jabatan Gubernur sepertinya tidak akan banyak menyisakan ruang baru, bila ingin berkata jujur, hanya sedikit diantara pejabat itu yang mengantongi kualifikasi dan kompetensi di posisinya saat ini. Penulis kerap berdiskusi dengan beberapa orang, dengan mencoba menyelami alur berpikir, dan metodologi mereka dalam menerjemahkan rencana pembangunan jangka menengah daerah.

Cukuplah pengalaman di kabinet pertama, yang memberi simpulan bahwa derajat keberhasilan pemerintahan hanya dikisaran 20 persen di mata rakyat, ini menjadi ukuran serius. Apakah itu akan diulangi dalam album kabinet yang baru? Andai uji publik dilakukan, penulis yakin deret panjang eselon baru itu tidak akan seperti yang ada. Ratusan orang yang hadir di auditorium gubernuran sebenarnya menanti pelantang suara menyemburkan nama-nama baru, namun harapan itu hanya menuai tepuk tangan ala kadarnya.

Tinjauan ini untuk mengomparasi keberanian pejabat setingkat bupati, yang tega membersihkan individu-individu yang dinilai tidak bekerja dengan baik, atau tak loyal di momentum pemilihan rakyat. Tapi nasi telah menjadi bubur. Kita lagi-lagi akan melihat sepak terjang pejabat di satuan-satuan kerja hingga even mutasi selanjutnya.Di alam, mutasi yang terjadi pada frekuensi rendah akan menetaskan kualitas perubahan yang rendah pula. Kita berharap kepada individu yang memiliki rekam jejak cukup bagus untuk memangku posisinya saat ini, bisa menopang gerbong birokrasi ke arah yang lebih baik. Kesempatan untuk berubah dalam siklus mutasi selalu ada. Individu yang memperlihatkan perubahan sifat (fenotipe) akibat mutasi disebut mutan. Dalam kajian genetik, mutan biasa dibandingkan dengan individu yang tidak mengalami perubahan sifat (individu tipe liar atau “wild type”). (wik)

Iklim politik yang fluktuatif di Sulawesi Barat seharusnya mampu memberi kita pemandangan dan momentum untuk menulis headline, tentang mutasi pejabat yang mengamputasi. Tapi pisau itu hanya tajam di tempat lain. Taweq! (*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s